“To live a creative life we must lose our fear of being wrong. Thank you for visit "Catatan Ain". I hope you can find what you want. -Ain-
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Agustus 2013

Istri atau Mantan

   Pernah nonton film Test Pack? Ceritanya tentang suami istri (Rahmat&Tata) yang udah nikah 7 tahun tapi belum punya anak. Segala cara dilakuin biar mereka punya anak. Mertua dari Tata tiap nelpon selalu nanyain "kapan hamil?". Hal itu bikin Tata jadi semangat buat ngasih ibu mertuanya itu cucu. Segala macam buku tentang Education of Sex dibaca. Berbagai test pack dicoba. Tapi hasilnya tetap nihil. Tapi, Rahmat tetap memberi semangat kepada Tata. Akhirnya mereka mutusin buat pergi kedokter spesialis kandungan. Setelah di cek, ternyata Tata normal. Tapi dokternya ngasih hormon yang harus disuntikin tiap hari di badan Tata. Selama seminggu ngelakuin perintah dokter, ternyata Tata menstruasi. Tandanya saran dokter untuk menyuntikan hormon itu gagal. Setiap Tata merasa sedih karena hal itu, Rahmat selalu ada untuk Tata untuk memberi semangat dan dukungan yang penuh. Karena sudah terlalu lelah, Rahmat memutuskan untuk datang ke dokter itu lagi, tanpa Tata. Rahmat meminta dokter itu untuk mengecek apakah Rahmat subur atau tidak. Tapi, hasilnya diluar dugaan Rahmat. Bukannya Tata yang tidak subur, melainkan dirinya sendiri. Saat itu Rahmat merasa kejantanannya sedang di uji. Rahmat menutupi hal tersebut dari istrinya dengan menyembunyikan surat hasil pemeriksaan di lemari. Pada akhirnya Tata tahu. Tata sangat kecewa karena suaminya menutupi hal itu dari dia. Tata merasa terpukul hingga tidak bisa menerima keadaan yang dialami suaminya.
   Pada saat seperti itu, datanglah Shinta. Shinta adalah mantan pacar Rahmat dulu. Dia baru saja bercerai dengan suaminya karena dia tidak bisa memberikan keturunan untuk suaminya. Tapi perceraian itu bukan mau mereka, melainkan ibu mertua dari Shinta. Karena kesamaannya dengan Rahmat membuat mereka dekat kembali. Seperti masih pacaran dulu. Tapi Tata tidak mengetahuinya. Sampai suatu hari Tata melihat suaminya sedang duduk satu meja dengan Shinta di Cafe. Tata kecewa dan akhirnya memutuskan meninggalkan Rahmat dengan menerima pindah kerja ke Hongkong. Rahmat hanya bisa pasrah ditinggalkan dengan istrinya. Awalnya Rahmat seperti orang gila, tapi karena keberadaan Shinta disampingnya Rahmat menjadi semangat kembali. Sampai akhirnya Rahmat sedang berdua dengan Shinta di apartemen Shinta, Shinta mengajak Rahmat berciuman. Tapi Rahmat menolaknya dengan alasan dia mencintai Tata. Tata hanya satu-satunya untuk Rahmat.
   Pokoknya akhirnya Tata kembali sama Rahmat karena Rahmat mengejar Tata ke bandara. Walaupun Tata sempat niat untuk meninggalkannya. Tapi dia berbalik, Rahmat jauh lebih penting dari dia. Lalu, Shinta juga kembali kepada mantan suaminya karena mereka sama-sama masih mencintai.
  
   Ain

Rabu, 24 Juli 2013

Dilema

   Novel Dilema karya Alvi Syahrin. Terbitan Bukune tahun 2012. Novel yang bercerita tentang persahabatan, cinta dan keluarga dari Estrella, Kira dan Adri. Mungkin untuk orang yang belum pernah membacanya akan mengira novel ini berkisah tentang cerita cinta segitiga ketika membaca tulisan 'tiga cerita untuk satu rasa' di cover depan novel ini.
   Sebelumnya aku perkenalkan dulu ya tokoh-tokohnya, biar ga bingung.
Estrella : Gadis berambut cokelat kemerahan yang selalu diurai dipunggungnya, bola matanya berwarna cokelat. Gadis keturunan Belanda. Pintar. Tidak suka keramaian. Polos.
Kira : Gadis mungil. Bersuara cempreng. Cerewet. Teman duduk Estrella.
Adri : Laki-laki anti sosial yang selalu menarik diri dari keramaian. Suka membolos. Suka merokok di taman belakang sekolah. Tinggi 175. Berkulit cokelat agak gelap.

   Novel ini berkisah tentang persahabatan Estrella, Kira dan Adri yang berawal dari ketidaksengajaan. Berawal dari tugas kelompok untuk tugas akhir semester dari Bu Diana. Estrella dan Kira sudah berjanjian akan menjadi satu kelompok, tapi karena satu kelompok dibatasi tiga orang, maka mereka harus mencari satu orang lagi. Maka diputuskannya berkelompok dengan Adri, laki-laki anti sosial yang selalu duduk dibangku pojok belakang. Ternyata diam-diam Kira sudah menyukai Adri dari pertama melihatnya. Dengan adanya tugas kelompok ini Kira menjadi dekat dengan Adri. Adri tidak menjadi seseorang yang anti sosial lagi. Bahkan menjadi friendly.
   Dan akhirnya mereka berpacaran. Tetapi setiap kencannya, Adri selalu memaksa mengajak Estrella untuk ikut. Karena tidak ingin merusak persahabatan mereka. Tetapi malah menimbulkan salah paham bagi Kira. Kira mengira Adri menyukai Estrella. Persahabatan mereka sempat goyah karena sikap egois Kira. Padahal alasan utama Adri mengajak Estrella agar dia tidak merasa kesepian karena orang tuanya yang baru saja cerai, hingga menimbulkan luka di hati Estrella. Tapi pada akhirnya Kira selalu menghabiskan waktu berdua dengan Adri, tanpa Estrella.  Disaat-saat Estrella merasa kesepian, datanglah sosok Danny. Laki-laki yang diam-diam memperhatikan punggung Estrella setiap di dalam kelas. Danny membantu setiap Estrella merasa membutuhkannya. Tapi dengan adanya Danny, Estrella tidak merasa kesepiannya terobati. Karena hubungannya dengan Kira menjadi berstatus musuh ketika Kira putus dengan Adri. Kira menyangka penyebabnya adalah Adri menyukai Estrella ketimbang dirinya. Ditengah masalah keluarganya ditambah lagi masalahnya dengan Kira yang tidak kunjung berakhir. Akhirnya Estrella memilih mengikuti saran Danny mengikuti program pertukaran pelajar ke Aussie. Dan ia berhasil!
   Pada akhirnya, hubungan persahabatan mereka kembali seperti semula. Kira yang akhirnya menyesal memusuhi Adri dan Estrella meminta maaf kepada mereka berdua beberapa saat sebelum kepergian Estrella ke Aussie. Dan akhirnya Danny menjadi kekasih Estrella setelah dua tahun dia menahan 'aku sayang kamu' diujung lidahnya. Dibandara. Setelah Estrella balik ke Indonesia.
   Novel ini benar-benar tidak ketebak akhirnya. Tidak seperti novel lainnya. Seperti kehidupan nyata tidak seperti sinetron lebay. Membuat orang membayangkannya tidak terlalu tinggi.
   Sebenarnya banyak sekali quotes di novel ini. Tapi quotes yang paling mengena menurutku ada dibagian akhir halaman.

Cinta bukan soal pelukan maupun ciuman, melainkan kejujuran dan ketulusan.
Dan, tidak butuh 'the end' untuk mengakhiri kisah mereka berdua.
Karena cinta dimulai ketika kita mengakhiri.

Ain

Sabtu, 06 Juli 2013

MIKA : Waktu Aku Sama Mika

   Ga ngerti kenapa dari pertama ngebaca novel punya Indi yang judulnya Waktu Aku Sama Mika jadi langsung bener-bener suka banget ga sampai sehari novelnya udah selesai di baca. Ceritanya ngena banget mungkin karena based on true story kali ya. Awalnya pengen beli novel ini karena sampulnya menarik. Desainnya bikin penasaran. Baca sinopsisnya aja udah bikin merinding. Pas ngebaca juga sempat nangis. Sedih mampus kalo kata anak-anak gahol mah. Ini nih gambar sampul depan sama belakang novelnya.

Sampul depan
Sampul belakang
   Novel ini tuh isinya tentang goresan-goresan curahan hati Indi cewek yang waktu itu masih umur 15 tahun penderita scoliosis atau dalam bahasa Indonesianya kelainan yang menyebabkan lekukan yang abnormal pada tulang belakang. Untuk beraktivitas Indi harus make penyangga punggung dan itu ngebuat dia jadi seseorang yang pasif. Banyak sekali teman-teman Indi yang ga bisa nerima keadaannya, karena itu dia sulit nemuin teman. Tapi semuanya berubah waktu Indi ketemu sama Mika, cowok yang umurnya 22 tahun, jauh lebih tua dari dia. Lama kelamaan merekapun pacaran. Dan kisahnya pun di mulai dari detik itu.
   Waktu Indi diminta buat jadi pacar Mika, Indi langsung setuju. Mungkin karena Indi terlalu polos. Mika bilang sama Indi kalau dia kena Aids. Tapi Indi ga ngerubah keputusannya buat jadi pacar Mika. Karena sejak kenal sama Mika hidup Indi berubah, Indi menjadi lebih optimis. Menurut Indi, Mika itu pahlawan. Akhirnya orang tua Indi tau kalau Mika penderita Aids, mereka nganggap Aids itu masalah besar tapi menurut Indi orang tuanyalah yang salah besar karena ga bisa ngejelasin alasan yang benar. Semakin hari Indi merasa semakin kuat tetapi sebaliknya untuk Mika. Mika merasa semakin lemah karena penyakit Aidsnya.
   Akhirnya Indi tau apa itu Aids. Waktu itu Indi nonton Home Alone 2 sama Mika yang sedang terbaring lemah. Tapi sebelum filmnya habis Indi merasa sendirian. Mika pergi. Sampai di akhir cerita, Indi masih nyimpan nama Mika di sudut hatinya yang lain meskipun sudah ada orang lain yang sudah menempati hatinya di sudut lain

   Yups, ngena banget kan. Ga kebayang gimana sosok Mika yang asli. Seorang penyayang, motivator dan juga PAHLAWAN. Banyak kutipan yang menarik dari novel ini. Salah satunya

“Mika ajarkan aku tentang cinta tanpa syarat
Cinta tidak perlu berbalas. Tidak perlu pamrih.

Kalian mau tahu buktinya??

Mika selalu bilang. Dia sayang sekali sama aku.
Tapi Mika tidak pernah tanya, aku sayang dia atau tidak
(Tanpa Syarat, hal:65) 
    Dulu setelah baca novel ini sempat mikir "kalau ada filmnya pasti laris banget dan harus nonton.". Akhirnya beneran ada filmnya dirilis awal tahun 2013 kemarin. Judulnya MIKA yang di sutradarain sama Lasja Fauzia Susatyo. Diperanin sama Velove Vexia sebagai Indi sama Vino G. Bastian sebagain Mika. Ceritanya sama sih ga jauh beda sama novelnya. Yang belum sempat nonton cari ya DVDnya udah ada kok.
Poster MIKA

Ain
http://dc100.4shared.com/img/1630434100/a97efa14/dlink__2Fdownload_2Fi1MqBrH-_3Ftsid_3D20130313-35301-2f246ef0/preview.mp3